Tag Archives: kalsium

Makalah Mineral Kalsium

 

MAKALAH

MINERAL KALSIUM (Ca)

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah

metabolisme kimia pangan

 

Disusun Oleh:

KHOLIQ MUNADLIR

G2D015051

 

 

JURUSAN TEKNOLOGI PANGAN

FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN dan KESEHATAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG

 

  1. DEFINISI KALSIUM

 

Nomor atom: 20

Massa atom: 40,08 g/mol

Elektronegativitas menurut Pauling: 1,0

Densitas: 1,6 g/cm3 pada 20 °C

Titik lebur: 840 °C

Titik didih: 1484 °C

Radius Vanderwaals: 0,197 nm

Radius ionik: 0,099 nm

Isotop: 10

Energi ionisasi pertama: 589,6 kJ/mol

Energi ionisasi kedua: 1145 kJ/mol

Potensial standar: – 2,87 V

Ditemukan: Sir Humphrey Davy pada tahun 1808

Kalsium (Ca) merupakan unsur kimia yang tergolong dalam unsur golongan 2 (IIA) atau logam alkali tanah. Kalsium memiliki energy ionisasi (I) sebesar 589.5 kJ/mol. Selain itu kalsium (Ca) Merupakan oksida basah dan mudah larut dalam air pada suhu kamar.

  1. METABOLISME DAN PERAN SERTA MEKANISME KALSIUM BAGI TUBUH

Kalsium yang dimakan akan biasanya diserap oleh  usus halus dan diangkut dalam darah berikatan dengan albumin (protein), sehingga kadar kalsium darah juga akan dipengaruhi oleh albumin. Kalsium disimpan dalam tulang dalam bentuk Kristal berikatan dengan fosfor yang dinamakan Kalsium Fosfor.

Karena sangat penting fungsinya, kadar kalsium darah diatur oleh 3 mekanisme utama yaitu parathyroid hormone (PTH), vitamin D, dan calcitonin. PTH biasanya dihailkan oleh 4 kelenjar kecil parathyroid yang ada di lehersebagai respon rendahnya kadar kalsium. PTH bekerja dalam 3 cara: (1) Meningkatkan penyerapan kalsium melalui saluran cerna, (2) Menyebabkan lepasnya sedikit persediaan kalsium dari tulang (3) Mengakibatkan ginjal membuang Fosfor lebih banyak lagi, sehingga meningkatkan kadar kalsium dengan cepat.

Vitamin D bekerja sama dengan PTH pada tulang dan ginjal serta penyerapannya lewat saluran cerna. Vitamin D didapat tubuh dari makanan atau dihasilkan kulit yang terkena sinar matahari. Kekurangan vitamin D dari kedua sumber ini akan mengakibatkan ricketsia pada anak2 dan osteomalasia pada orang dewasa, sehingga menyebabkan kelainan bentuk tulang. Calcitonin, suatu hormon yang dilepaskan oleh kelenjar thyroid (gondok), parathyroid, dan kelenjar thymus, menurunkan kadar kalsium dalam darah dengan cara menyimpannya ke dalam tulang.

Penyerapan kalsium tergantung dari berbagai faktor termasuk usia, kebutuhan dan makanan yang dimakan bersamaan dengan kalsium. Secara umum kalsium yang berasal dari makanan lebih mudah diserap ketimbang yang berasal dari suplemen. Vitamin D sangat dibutuhkan dalam penyerapan kalsium sehingga susu dengan vitamin D merupakan sumber kalsium yang sangat mudah diserap. Vitamin C dan gula susu (laktosa) juga membantu penyerapan kalsium, sedangkan makan tinggi lemak, protein dan tinggi serat akan menurunkan penyerapannya.

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa perilaku konsumsi pangan erat kaitannya dengan resiko seseorang terkena penyakit tertentu, hal ini juga berlaku untuk osteoporosis.  Pengaruhnya bisa berdampak langsung maupun tidak langsung, untuk itu perlu diketahui hal-hal yang berkaitan dengan pola konsumsi seseorang.

  1. Konsumsi protein yang tinggi membuat resiko pengeluaran kalsium pada urin meningkat (hypercalciuric) sehingga keseimbangan Ca dalam tubuh menjadi negatif. Protein yang tinggi kandungan fosfornya, seperti daginig dapat menimbulkan keseimbangan negatif Ca.
  2. Konsumsi serat makanan (serealia, sayuran, dan buah) akan menyebabkan peningkatan ekskresi (pengeluaran) Ca. Pada waktu konsumsi serat tinggi, keseimbangan metabolisme Ca dapat dicapai jika konsumsi Ca juga tinggi.
  3. Kandungan sodium. Meningkatnya konsumsi garam menyebabkan bertambahnya ekskresi Ca pada urin.  Pada usia muda tubuh mampu beradaptasi sehingga keseimbangan Ca tidak berubah, tetapi hal tersebut tidak terbukti pada wanita usia lanjut.
  4. Vitamin D. Meskipun osteoporosis tidak disebabkan oleh kekurangan vitamin D, tetapi dilaporkan bahwa suplemen Ca dengan vitamin D dapat mencegah terjadinya keropos tulang.
  5. Vitamin K. Pada wanita penderita osteoporosis dijumpai serum vitamin K yang lebih rendah.
  6. Konsumsi kafein. Ekskresi Ca meningkat pada peminum kopi dan peningkatan ini akan terlihat sangat nyata jika konsumsi kopi melebihi 15 gelas per hari (kadar kafein lebih dari satu gram).

Peran dan Mekanisme Kalsium Dalam Tubuh

Seperti yang telah saya sebutkan diatas bahwa  orang yang menjalanai diet sangat memerlukan kalsium. Karena kalsium juga membantu membakar lemak. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang mengonsumsi makanan berbahan dasar susu tiga kali sehari, peluangnya untuk mengalami kegemukan 84 persen lebih kecil ketimbang wanita yang tidak mengonsumsi susu dan produk-produk olahan susu. Menurut para peneliti tersebut bahwa jika seseorang kekurangan kalsium, maka tubuhnya akan menghasilkan calcitriol, yaitu hormon yang memperlambat proses pemecahan lemak di dalam tubuh.

Adapun fungi lainnya yaitu :

Berikut merupakan beberapa manfaat dari kalsium bagi tubuh manusia:

  1. Melancarkan peredaran darah
  2. Melenturkan otot
  3. Menormalkan tekanan darah
  4. Menyeimbangkan keasaman/kebasaan darah
  5. Menjaga keseimbangan cairan tubuh
  6. Mencegah Osteoporosis (keropos tulang)
  7. Mencegah penyakit jantung
  8. Menurunkan resiko kanker usus
  9. Mengatasi kram, sakit pinggang, wasir, dan reumatik
  10. Mengatasi keluhan saat haid dan menopause
  11. Meminimalkan penyusutan tulang selama hamil dan menyusui
  12. Membantu mineralisasi gigi dan mencegah pendarahan akar gig
  13. Mengatasi Kaki tangan kering dan pecah-pecah
  14. Memulihkan gairah seks yang menurun/melemah
  15. Mengatasi kencing manis (mengaktifkan pankreas)

Dari hasil penelitian para ahli membuktikan bahwa kalsium lebih banyak dibutuhkan oleh kaum wanita daripada pria,itu terjadi dikarenakan :

  1. Menghindari Ancaman Osteoporosis, saat PMS wanita akan kehilangan sejumlah besar hormon estrogen yang bisa mengakibatkan penyakit osteoporosis.
  2. Membantu pembentukan tulang dan gigi, 99 persen kalsium dalam tubuh tersimpan dalam tulang dan gigi.
  3. Membantu pembekuan darah, tanpa kalsium darah tidak bisa membeku bila terjadi luka.
  4. Menghindari sindrom pramenstruasi, pada siklus haid ketiga gejala PMS bisa dikurangi hingga 48 persen pada wanita yang menelan kalsium
  5. Mengurangi resiko gejala batu ginjal, kalsium memiliki efek protektif yang mencegah penyerapan oksalat yang bisa membentuk batu di ginjal.
  6. Melindungi bayi di dalam kandungan, wanita harus diberi suplemen kalsium selama masa kehamilan sehingga akan mempunyai anak yang cukup terlindung dari resiko hipertensi.
  • KEBUTUHAN KONSUMSI

Kebutuhan kalsium didalam tubuh manusia tergantung pada kondisi, yaitu usia manusia tersebut.

  1. bayi sampai dgn 6 bln 400 mg/hari
  2. bayi usia 6 bln – 3 thn 600 mg/hari
  3. usia 3 – 10 thn 800 mg/hari
  4. usia 10 – 13 thn 1000 mg/hari
  5. usia 13 – 16 thn 200 mg/hari
  6. dewasa 600-800 mg/hari
  7. ibu hamil & menyusui 1200 mg/hari
  8. manula & menopause 1200 mg/hari

Selain itu konsumsi kalsium sangat dibutuhkan oleh manusia dengan kebutuhan-kebutuhan khusus, seperti dibawhah ini:

  1. Manula, bayi, anak dalam masa pertumbuhan, ibu hamil dan menyusui, remaja yang suka memilih makanan
  2. Sedang menjalani diet.
  3. Mengalami kelemahan tubuh.
  4. Ketika fungsi penyerapan pada saluran pencernaan kurang baik.
  5. Mengalami pengeroposan tulang (osteoporosis).
  6. Dalam masa penyembuhan dari patah tulang.

 

  1. DEFISIENSI
  • AKIBAT KEKURANGAN KALSIUM

Kalsium merupakan mineral yang paling banyak terdapat didalam tubuh manusia. Kira-kira 99% kalsium terdapat di dalam jaringan keras yaitu pada tulang dan gigi. 1% kalsium terdapat pada darah, dan jaringan lunak. Tanpa kalsium yang 1% ini, otot akan mengalami gangguan kontraksi, darah akan sulit membeku, transmisi saraf terganggu, dan sebagainya. Jika di lihat berdasarkan tingkat kebutuhan dan usia maka akibat kekurangan dari kalsium ini adalah sebagai berikut:

  1. Pada wanita hamil : gigi linu, sakit punggung pinggang ngilu, mual, insomnia dan keram
  2. Masa menyusui : gigi sakit, linu, sakit pinggang,
  3. pengeroposan tulang (osteoporosis), tulang mudah patah
  4. Masa pertumbuhan : pertumbuhan terlambat,
  5. menurunnya kekebalan tubuh (imunitas), pertumbuhan tulang tidak baik, kebusukan gigi.
  6. Orang dewasa : keram otot, tegang, dan sulit tidur, jantung berdebar tidak normal, badan pegal.
  7. Menopouse : sakit pinggang, insomnia, tegang, suasana hati tidak baik.
  8. Manula : Insomnia, osteoporosis, tulang mudah patah, tinggi badan menyusut.

Beberapa fakta tentang gangguan kesehatan akibat kurangnya kadar kalsium di dalam tubuh, di antaranya;

  • Kekurangan kalsium berbanding lurus dengan patah tulang atau keropos tulang. Umum terjadi pada orang lanjut usia karena kandungan kalsium dalam tulangnya tinggal 60 persen. Gejala utamanya, sakit pinggang dan punggung. Risiko ini bisa diminimalisasi dengan memberi tambahan kalsium dan olahraga.
  • Kurangnya kalsium dan paparan sinar matahari pagi dan sore akan menyebabkan elemen tulang tidak dapat mengendap secara normal, sehingga timbul penyakit rachitis. Ciri-ciri utamanya adalah kelainan pada tulang rusuk (dada ayam), kaki tipe O atau X.
  • Ketika tubuh diserang bakteri, virus, racun dan sebagainya, ion kalsiumlah yang pertama kali membunyikan sirene tanda bahaya. Aba-aba itu membuat sistem imunitas tubuh bangkit untuk menangkap musuh. Bila tubuh kekurangan kalsium, sistem imunitas pun akan menurun dan kacau. Akibatnya muncul penyakit lupus, seleroderma, jerawat dan penyakit kulit lainnya.
  • Pada pasien kencing manis, dengan banyaknya urin yang keluar, kalsium juga ikut terbuang dalam jumlah besar. Kekacauan metabolisme kalsium ini dapat memperburuk kondisi kencing manisnya. Diperkirakan 60 persen pengidap kencing manis mengalami keropos tulang akibat kurang kalsium ini. Berbagai penelitian menegaskan bahwa kekurangan kalsium merupakan salah satu komplikasi serius dari penyakit kencing manis. Itulah mengapa asupan kalsium yang cukup bagi pasien kencing manis harus selalu diperhatikan.
  • Kekurangan kalsium menyebabkan dengdosignal saraf mengalami hambatan. Akibatnya, mekanisme rangsangan dalam tubuh akan terganggu. Kondisi ini pada anak menimbulkan gejala mudah kaget, resah, sulit tidur, menangis di malam hari, dan superaktif. Gejala pada orang tua yakni mudah tegang, emosi merosotnya daya koordinasi saraf.
  • Kurangnya kadar kalsium akan mengurangi daya kontraksi otot jantung. Hal ini dapat menimbulkan berbagai macam penyakit jantung.
  • Kalau seseorang menderita diare menahun, penyerapan kalsium oleh usus akan terganggu, sehingga kadar kalsium darah menurun. Ini akan merangsang paratoiron sehingga kekentalan ion kalsium dalam sel usus meningkat dan menimbulkan kram otot pada lambung dan usus.
  • Kekurangan kalsium bisa menimbulkan asam lambung yang berlebihan, kekentalam gastrin terlalu tinggi dan bertambahnya pepsin, sehingga mengakibatkan tukak saluran pencernaan. Selain pengobatan penyakit juga diperlukan penambahan kalsium yang cukup.

Jika dijelaskan lebih lanjut mengenai proses terjadinya penyakit yang diakibatkn oleh kekurangan kalsium, dapat kita lihat penjelasan dibawah ini:

  • Penyakit akibat kekurangan kalsium

Beberapa penyakit yang mungkin timbul diantaranya adalah:

  1. Nyeri otot tulang

Kekurangan kalsium menyebabkan pergerakan yang tidak normal pada seluruh otot licin dan otot jantung, sehinga tubuh kehilangan kelincahan, pengendalian keseimbangan, gerakan dan kemampuan koordinasi. Gerakan tubuh ditentukan oleh stimulasi otot tulang, sementara rangsangan otot tulang timbul karena peran kalsium yang sangat penting. Jika asupan kalsium dalam tubuh tidak memadai, maka akan terjadi nyeri pada otot tulang.

2.  Keropos tulang/osteoporosis

Kalsium dalam tubuh berperan sebagai elemen ang memberi kekerasan pada tulang. Oleh karena itu, kalsium mampu membentuk kerangka yang mampu menanggung berat badan. Jika dalam tulang tidak terdapat endapan kalsium yang cukup, maka akan terjadi kekacauan dalam metabolisme sel tulang, hingga volume tulang berkurang.

3. Kekebalan tubuh berkurang

Kekuranan kalsium mampu memicu terjadinya penurunan kekebalan tubuh. Karena dengan kekurangan imunitas tubuh terhadap serangan penyakit, maka dengan sangat mudah terjangkit berbagai penyakit yang seharusnya bisa ditangkal oleh system kekebalan tubuh.

4. Daya ingat berkurang

Ion kalsium berperan penting dalam proses pengeluaran dan pengiriman sinyal syaraf. Rangsangan pada syaraf otak besar berhubungan erat dengan transmisi ion kalsium di dalam dan diluar neuron. Ketika organisme kekurangan kalsium, dendosignal syaraf juga mengalami hambatan mekanisme rangsangan dalam tubuh manusia juga mengalami kerudakan. Gejala pada anak anak mudah kaget, menangis di malam hari, resah, sulit tidur dan super aktif.

5. Ganguan dalam jantung

Jantung mengemban tugas untuk mempertahankan nyawa. Meski hanya sebesar kepalan tangan, jantung mampu mengantarkan darah setiap saat kesetiap sel dalam tubuh. Kemampuan ini berasal dari konstraksi otot jantung secara terus menerus. Padahal konstraksi dan ekspansi jantung serta penyimpanan dan pengunaan energinya tidak lepas dari pengaruh kalsium.

  • AKIBAT KELEBIHAN MENGKONSUMSI KALSIUM

Konsumsi kalsium secara berlebih ternyata dapat menimbulakn efek sampng bagi orang yang mengkonsumsinya, salah satunya adalah keracunan.. Keracunan kalsium jarang terjadi karena usus biasanya membatasi penyerapannya. Sehingga mengkonsumsi kalsium dalam jumlah yang banyak untuk jangka waktu pendek tidak akan menimbulkan gejala keracunan, paling cuma susah BAB (konstipasi) dan adanya risiko batu ginjal. Namun demikian jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka yang alam akan menyebabkan gejala keracunan seperti hilangnya nafsu makan, mual, muntah, nyeri perut, bengong, kejang bahkan koma.

Suatu penelitian terbaru mengungkapkan bahaya mengasup mineral utama pembentuk tulang secara berlebihan. Kaitan antara pola makan syarat kalsium dengan risiko kanker prostat terungkap dari hasil penelitian yang dipublikasikan International Journal of Cancer. Peneliti dari Lembaga Kanker Nasional di Rockville, Maryland, Dr Panagiota N Notrou beserta koleganya menemukan bahwa risiko terkena kanker prostat meningkat seiring meningkatnya konsumsi asupan makanan produk olahan hewan, seperti susu, keju telur, ataupun mentega yang mengandung kalsium tinggi.

Untuk menyelidiki lebih lanjut, para peneliti melakukan penelitian dan pengamatan dengan data dan catatan medis yang diperoleh dari penelitian pencegahan kanker. Penelitian itu menggunakan alpha-tocopherol beta-carotene (ATBC) untuk menguji tingkat asupan kalsium dan kaitannya terhadap risiko kankerprostat. Penelitian ATBC menyertakan 29.133 pria perokok berkebangsaan Finlandia, dengan kisaran usia 50–69 tahun yang menyelesaikan lembar pertanyaan mengenai 276 macam makanan untuk mengetahui pola makan mereka saat penelitian dimulai.

Setelah kurun waktu 17 tahun, tim peneliti menemukan sebanyak 1.267 kasus kanker prostat. Dari jumlah total 27.028 mereka yang mengisi data hingga tuntas, juga disertakan dalam analisis akhir. ”Kami menemukan adanya hubungan sebab-akibat yang kuat antara asupan kalsium dengan risiko kanker prostat,” ujar Notrou seperti dikutip Reuters. Setelah melakukan penyesuaian data terhadap sejumlah variabel penting, maka ditemukan risiko kanker prostat mencapai 63% lebih besar bagi mereka yang mengonsumsi lebih dari 2.000 mg kalsium dibandingkan pria-pria yang menerima asupan kalsium kurang dari 1.000 mg tiap harinya. Karena itu,terlihat perbedaan statistik yang mencolok.

  • SUMBER PANGAN

Sampai saat ini banyak beranggapan bahwa sumber utama kalsium adalah susu. Padahal kalsium juga bisa dihasilkan dari sumber makanan lain. Apalagi saat ini harga susu sangat mahal. Adapun sumber kalsium yaitu:

  1. Keju dan makanan yang terbuat dari keju.
  2. Susu dan makanan yang terbuat dari susu.
  3. Ikan Sarden dan ikan lainnya yang dimakan bersama tulangnya.
  4. Sayuran yang berwarna hijau gelap seperti bayam, kangkung dan lain lain.
  5. Jus jeruk.
  6. Kacang kedelai dan makanan yang terbuat dari kedelai.
  7. Susu kedelai.
  8. Roti, makanan yang berasal dari biji bijian, wafel

Dari sumber kalsium yang berasal dari makanan yang kita konsumsi setiap hari ternyata hanya bisa mensuplai kebutuhan kalsium sebesar 40%. Oleh karena itu sangat disarankan untuk mengkonsumsi suplemen yang mengandung kalsium. Walaupun demikian kalsium yang berasal dari sumber makanan lebih mudah diserap oleh tubuh jika dibandingan degan suplemen kalsium. Tubuh manusia setiap harinya kehilangan kurang lebih  600 g  kalsium.

DAFTRA PUSTAKA

http://oryza-sativa135rsh.blogspot.co.id/2011/06/mekanisme-absorbsi-calsium.html

http://info-kalsium.blogspot.co.id/2009/11/tulang-dan-kalsium.html

https://www.academia.edu/8177106/Makalah_kalsium

http://dokumen.tips/documents/makalah-kalsium.html

http://lifestyle.okezone.com/read/2009/08/31/196/253076/kalsium-kuatkan-tulangdan gigi-si-kecil

https://www.amazine.co/27094/kalsium-ca-fakta-sifat-kegunaan-efek-kesehatannya/

http://www.hilo.co.id/health-info-tips/kalsium-mineral-si-penguat-tulang/

http://www.umpalangkaraya.ac.id/perpustakaan/digilib/files/disk1/8/123-dfadf-susisusant-356-1-karyatu-h.pdf

http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/106/jtptunimus-gdl-rinasetyan-5287-2-bab2.pdf

 

 

Advertisements